Sangobion Vita Tonik Cegah Anemia Defisiensi Zat Besi

Anemia defisiensi zat besi merupakan jenis anemia yang cukup umum dijumpai. Anemia adalah sebuah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat. Sel darah merah membawa oksigen ke jaringan tubuh. Sesuai dengan namanya, anemia defisiensi zat besi disebabkan karena kurangnya zat besi di dalam tubuh. 

Tanpa cukup zat besi, tubuh tidak dapat memproduksi cukup zat dalam sel-sel darah merah yang membuat sel darah tersebut mampu membawa oksigen (hemoglobin). Sebagai hasilnya, anemia defisiensi zat besi dapat menyebabkan Anda merasa lelah dan sesak napas.

Anda dapat dengan mudah mengatasi anemia defisiensi zat besi menggunakan suplemen zat besi seperti Sangobion vita tonik. Terkadang, tes atau perawatan tambahan dibutuhkan untuk anemia defisiensi zat besi, terutama apabila dokter mencurigai terjadinya pendarahan di dalam tubuh. 

Awalnya, anemia defisiensi zat besi dapat bersifat sangat ringan sehingga Anda tidak menyadarinya. Namun, setelah tubuh terus kekurangan zat besi, anemia akan berubah menjadi bertambah parah.

Konsumsi Sangobion vita tonik apabila Anda menderita gejala seperti kelelahan ekstrim, kelemahan, kulit yang pucat, nyeri dada (sesak napas ataupun detak jantung yang cepat), tangan dan kaki yang dingin, peradangan atau rasa nyeri pada lidah, kuku yang rapuh, ingin makan zat-zat yang tidak bernutrisi seperti es dan tanah, serta nafsu makan yang buruk, terutama pada bayi dan anak-anak yang menderita anemia defisiensi zat besi.

Jika Anda atau anak mengembangkan gejala dan tanda anemia defisiensi zat besi tersebut sebelumnya, hubungi dokter secepatnya. Anemia defisiensi zat besi bukanlah kondisi yang bisa Anda diagnosis dan obati sendiri. Hubungi dokter terlebih dahulu sebelum Anda menggunakan suplemen zat besi seperti Sangobion vita tonik. Ini dikarenakan terlalu banyak mengonsumsi zat besi sangat berbahaya karena penumpukan zat besi berlebih dapat merusak hati dan menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya. 

Anemia defisiensi zat besi terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup zat besi untuk memproduksi hemoglobin. Hemoglobin adalah bagian sel darah merah yang memberi darah warna merah dan membuat sel darah merah mampu membawa darah teroksigenasi ke seluruh tubuh.

Jika Anda tidak mengonsumsi cukup zat besi, atau apabila Anda kehilangan terlalu banyak zat besi, tubuh tidak dapat memproduksi cukup hemoglobin, dan anemia defisiensi zat besi akhirnya akan berkembang. Hilangnya darah merupakan salah satu penyebab anemia defisiensi zat besi.

Darah mengandung zat besi di dalam sel darah merah. Sehingga apabila Anda kehilangan darah, Anda kehilangan beberapa zat besi. Wanita yang memiliki masa menstruasi berat memiliki risiko tinggi dalam menderita anemia defisiensi zat besi karena mereka kehilangan darah saat menstruasi. Kondisi seperti peptic ulcer, hiatal hernia, dan kanker colorectal juga dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi. 

Kurang asupan zat besi dari diet Anda juga dapat menyebabkan anemia jenis ini. Tubuh Anda biasanya akan mendapatkan zat besi dari makanan yang Anda konsumsi. Jika Anda mengonsumsi terlalu sedikit zat besi, setelah beberapa lama tubuh akan kekurangan zat besi. 

Contoh makanan yang tinggi kandungan zat besi di antaranya adalah daging, telur, sayuran daun hijau, dan makanan yang difortifikasi zat besi. Untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal, bayi dan anak juga membutuhkan diet tinggi zat besi. Jika Anda tidak mengonsumsi daging atau sumber makanan hewani, suplemen seperti Sangobion vita tonik dapat melengkapi asupan harian zat besi yang direkomendasikan.