Penyebab Tenggorokan Berdahak Tanpa Batuk

Kadang beberapa orang mengalami dahak tapi tanpa disertai dengan batuk. Sebenarnya, kondisi ini sangat umum terjadi, meski kadang sedikit mengganggu karena membuat bagian tenggorokan terasa mengganjal. Lantas, apa yang menyebabkan tenggorokan berdahak padahal tidak dalam keadaan flu atau batuk?

mengeluarkan dahak di tenggorokan tapi tidak batuk

Dahak adalah salah satu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing lewat batuk. Namun, terkadang, tenggorokan berdahak tidak disertai dengan batuk. Zat licin ini sebenarnya berfungsi sebagai pelumas sinus dan tenggorokan. Sehingga wajar apabila tenggorokan memiliki dahak. Seseorang bisa saja memiliki dahak di tenggorokannya meski dalam keadaan sehat.

Dahak diproduksi oleh sel mukus di kelenjar lendir yang mengandung air, mucin, garam elektrolit, dan berbagai jenis sel, seperti sel epitel. Rata-rata tubuh menghasilkan 1-2 liter lendir sehari. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi tenggorokan agar selalu dalam keadaan lembab dan membantu sistem pernapasan.

Selain itu, dahak juga berfungsi untuk melawan iritasi dan infeksi. Dalam beberapa kasus, dahak yang akan diproduksi akan terlalu banyak. Ini membuat tenggorokan akan terus mengeluarkan dahak padahal tidak dalam kondisi batuk atau flu.

Tenggorokan berdahak tanpa batuk

Seperti yang dikatakan sebelumnya, tenggorokan berdahak merupakan suatu hal yang wajar terjadi. Tetapi ada kalanya produksi dahak menjadi terlalu berlebihan. Bahkan saat kondisi tubuh tidak mengalami gejala batuk atau flu. 

Berikut penyebab tenggorokan berdahak tanpa disertai batuk.

  1. Infeksi

Produksi lendir biasanya akan dipercepat jika tubuh mengalami infeksi. Hal ini merupakan respon alami tubuh untuk menghilangkan partikel asing seperti bakteri atau virus yang mungkin dapat menyebabkan infeksi.

Secara sederhana, tubuh akan memproduksi lendir untuk meningkatkan pertahanannya untuk melawan serangan asing yang menular. Akibatnya, terjadilah penebalan lendir. Lendir tersebut kemudian akan dikeluarkan melalui tenggorokan sebagai jalan keluar yang paling mudah.

  1. Sinusitis

Sinusitis adalah kondisi yang ditandai dengan pembengkakan rongga sinus. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur. Ketika seseorang mengalami sinusitis, tidak hanya membuat saluran sinus menjadi terhimpit, tetapi tubuh juga akan mengeluarkan lendir secara berlebihan sebagai reaksi infeksi.

Pada kasus sinusitis, penumpukan lendir di bagian belakang tenggorokan akan semakin parah apabila penderita tidur secara terlentang. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit tenggorokan dan masalah tidur.

  1. Alergi

Alergi juga dapat menyebabkan tenggorokan berdahak. Alergi adalah kondisi ketika sistem imun salah mendeteksi zat atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Benda atau zat yang dapat memicu respons alergi disebut alergen. Histamin adalah zat kimia yang diproduksi oleh sel-sel dalam tubuh dan membuat adanya reaksi alergi.

Reaksi alergi ada bermacam-macam, ada yang mengalami batuk, flu, atau gatal-gatal. Produksi lendir dahak di tenggorokan juga dapat menjadi reaksi suatu alergi. Biasanya reaksi dahak tersebut dapat dipicu oleh alergi dari lingkungan seperti debu atau serbuk sari, serta alergi makanan.

  1. Iritasi tenggorokan

Iritasi pada tenggorokan juga dapat menyebabkan produksi lendir dahak yang berlebihan. Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan tenggorokan mengalami iritasi, seperti paparan polusi gas beracun.

Ketika kita tidak sengaja menghirup asap atau gas beracun seperti belerang dioksida dan nitrogen dioksida, tubuh akan bereaksi dengan memproduksi lendir secara berlebihan. Sebab, menghirup polutan akan menyebabkan pernapasan bengkak dan meradang.

  1. Refluks asam lambung

Asam lambung yang naik ke tenggorokan atau biasa disebut Gerd akan menyebabkan tenggorokan berdahak. Adanya asam lambung ini akan dianggap sebagai zat asing oleh tenggorokan, sehingga tubuh akan mengeluarkan lendir guna mengumpulkan asam lambung tersebut. Lendir tersebut kemudian akan dikeluarkan dari tenggorokan sebagai dahak.Itu dia beberapa penyebab tenggorokan berdahak tanpa mengalami batuk atau flu. Sebelum mengkonsumsi obat-obatan ada baiknya mengenali terlebih dahulu penyebab tenggorokan berdahak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *