Maximus Efektif Atasi Susah Buang Air Besar

Konstipasi atau susah buang air besar adalah salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dijumpai. Konstipasi adalah kondisi di mana Anda kesulitan melakukan buang air besar dan dengan feses yang keras serta kering. Tugas utama usus besar adalah untuk menyerap air dari sisa-sisa makanan dan mengeluarkannya lewat sistem pencernaan. Usus besar kemudian akan membentuk limbah yang kita kenal dengan sebutan feses. Otot usus besar mengeluarkan feses lewat dubur untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Jika feses berada di dalam usus besar terlalu lama, feses akan mengeras dan sulit untuk dikeluarkan. Diet yang buruk dapat menyebabkan konstipasi. Serat dari makanan dan asupan air yang cukup diperlukan untuk membantu menjaga feses lunak. Dalam kasus ringan, biasanya konstipasi atau susah buang air besar dapat diatasi dengan menggunakan Maximus

Makanan yang kaya kandungan serat biasanya bisa Anda dapatkan dari sumber makanan nabati seperti sayuran dan buah. Serat hadir dalam dua bentuk, yaitu bentuk larut dan tidak larut. Sama seperti namanya, serat larut dapat larut dalam air,dan membuat zat lunak seperti gel yang keluar melewati saluran pencernaan. Di sisi lain, serat tidak larut tetap menjaga strukturnya. Kedua jenis serat akan bergabung bersama feses, meningkatkan berat dan ukuran sekaligus melunakkannya. Hal ini akan membuat tubuh dapat dengan mudah menggerakkan feses keluar dari saluran pencernaan. Stres, perubahan gaya hidup, dan kondisi yang memperlambat kontraksi usus dapat membuat Anda menderita konstipasi. Kurangnya diet tinggi serat, dehidrasi, kurang berolahraga, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan seperti antacid kalsium tinggi dan obat nyeri dapat menyebabkan konstipasi. Anda bisa mengatasi konstipasi menggunakan Maximus. 

Jarang mengonsumsi buah dan sayuran atau jarang berolahraga merupakan faktor risiko utama konstipasi. Anda juga memiliki risiko lebih tinggi apabila:

  • Berusia 65 tahun atau lebih. Mereka yang berusia lanjut biasanya kurang aktif secara fisik, memiliki penyakit tertentu, dan mengonsumsi makanan kurang serat. 
  • Dalam masa perawatan. Mereka yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti cidera sumsum tulang belakang, biasanya kesulitan untuk buang air besar. 
  • Wanita atau anak-anak. Wanita lebih sering menderita konstipasi dibandingkan dengan pria. Dan anak-anak lebih sering menderita konstipasi dibandingkan dengan orang dewasa. 
  • Ibu hamil. Perubahan hormon dan tekanan di usus akibat bayi yang terus tumbuh dan berkembang dapat menyebabkan konstipasi. 

Mengubah diet dan meningkatkan level aktivitas fisik merupakan cara termudah dan paling cepat dalam merawat dan mencegah konstipasi. Anda juga bisa menggunakan obat seperti Maximus yang efektif melancarkan susah buang air besar. Cobalah beberapa teknik di bawah ini, seperti:

  • Minum banyak air agar terus tetap terhidrasi. 9 gelas air per hari dianjurkan dikonsumsi oleh wanita dan 12 gelas air per hari untuk pria. 
  • Batasi konsumsi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, yang mana keduanya dapat menyebabkan dehidrasi. 
  • Tambahkan makanan yang tinggi serat ke dalam diet Anda, seperti buah dan sayuran segar, gandum utuh, kacang-kacangan, serta polong-polongan. Asupan serat harian Anda berkisar di angka 20 hingga 35 gram per hari. 
  • Anda juga disarankan untuk berolahraga setidaknya 150 menit setiap minggunya.

Cara-cara tersebut di atas, ditambah dengan konsumsi Maximus dapat membantu melancarkan susah buang air besar dan mencegah konstipasi. Jika konstipasi terjadi terus menerus selama kurang lebih 3 bulan, ada baiknya untuk konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, diagnosis, dan perawatan yang dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *