Kenali Gejalanya dan Screening Sifilis di Prodia Kudus

Sifilis merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh  bakteri dan sangat mudah menyebar melalui kontak seksual. Sebenarnya, infeksi sifilis sendiri bisa ditangani dengan mudah jika diketahui sedari awal. Sayangya, sekitar 15—30 persen orang yang menderita penyakit ini tidak tertangani dengan baik sehingga mengalami komplikasi parah, seperti stroke, meningitis, maupun penyakit jantung. 

Anda yang mungkin sering melakukan hubungan seksual tidak sehat, seperti melakukan aktivitas seksual sebelum menikah dan tidak memakai kondom, sebaiknya rutin melakukan screening sifilis untuk mengetahui penyakit ini dengan cepat sehingga penanganannya pun dapat tepat. Tidak semua penyedia layanan kesehatan menyediakan layanan screening sifilis. Salah satu yang menyediakannya adalah Prodia Kudus

Jadi, bagi Anda yang berdomisili di Kota Kudus dan sekitarnya, jangan ragu untuk rutin melakukan screening sifilis di Prodia Kudus. Apalagi jika Anda mengalami gejala-gejala di bawah ini, segera buat janji screening sifilis di Prodia Kudus untuk mengecek status ada tidak infeksi menular seksual yang Anda alami. 

Bisul Kecil 

Ini merupakan gejala utama dari infeksi sifilis. Gejala pertama ini biasanya mulai berkembang sekitar 2—3 minggu pasca infeksi bakteri terjadi. Anda akan mendapati adanya bisul kecil yang kemudian pecah menjadi luka di salah satu bagian tubuh Anda. Bisul kecil ini biasanya muncul di daerah penis, vagina, atau sekitar anus. Namun pada kondisi yang lebih jarang, bisul kecil ini dapat muncul di bibir atau jari Anda. Ciri khas dari bisul yang mengarah ke sifilis ada tidak ada rasa sakit, meskipun Anda mencoba menyentuhnya agak keras. 

Pembengkakan Kelenjar 

Ketika terinfeksi bakteri penyebab sifilis pada tahap awal, Anda mungkin juga mengalami pembengkakan kelenjar di leher, selangkangan, atau ketiak. Gejala-gejala ini biasanya berlalu dalam waktu 2—8 minggu jika ditangani dengan tepat. Karena itu, penting untuk segera melakukan screening sifilis di Prodia Kudus atau penyedia layanan kesehatan lain jika menemui gejala ini. Pasalnya jika tidak diobati, infeksi sifilis ini dapat berkembang ke tahap lanjutan yang lebih parah.

Ruam Merah  

Ruam merah dari infeksi sifilis terlihat lebih khas karena memiliki noda di dalam ruam terse ut. Ruam ruam ini dapat muncul di mana saja di tubuh, tetapi lebih sering berkembang di telapak tangan atau telapak kaki. Anda tidak akan merasakan gatal dari munculnya ruam merah ini. Karena alasan ini pula, banyak penderita sifilis yang tidak menyadari terjadi pembentukan ruam merah di bagian tubuh mereka. 

Kutil Kelamin 

Sangat mungkin terjadi pertumbuhan kulit kecil berupa kutil di bagian kelamin Anda jika mengalami infeksi sifilis tahap lanjut. Pada pria, kutil kelamin ini kerap muncul di area vulva. Sementara pada wanita, kutil kelamin lebih sering muncul di area anus. 

Bercak Putih 

Perhatikan bagian mulut Anda, apakah terdapat bercak putih yang sulit hilang? Berhati-hatilah karena bercak tersebut bisa jadi merupakan tanda infeksi sifilis sudah memasuki tahap lanjut. Jangan ragu untuk menghubungi Prodia Kudus guna mendapatkan screening sifilis untuk memastikan kondisi Anda sehingga pilihan pengobatan terbaik dapat segera ditempuh. 

Gejala Flu 

Bagaimanapun, sifilis merupakan infeksi bakteri. Setelah melewati masa inkubasi, bakteri tersebut akan menimbulkan gejala seperti flu yang merupakan tanda tubuh Anda sedang berusaha untuk melawannya. Tanda-tanda flu yang dimaksud, antara lain demam tinggi, sakit kepala, sakit tenggorokan, juga rasa kelelahan yang tidka wajar. 

Kerontokan Rambut 

Kerontokan rambut yang berlebihan bisa menandakan adanya suatu penyakit serius pada diri Anda. Salah satu penyakit yang menimbulkan gejala rambut rontok adalah sifilis. Kerontokan rambut pada penderita sifilis terjadi secara merata dan bersifat “datang dan pergi” sampai beberapa bulan pasca Anda terinfeksi. 

*** 

Melakukan screening sifilis dengan cepat di Prodia Kudus setelah mendapati 1—2 gejala di atas bisa sangat menentukan seberapa besar dan cepat Anda pulih dari infeksi menular seksual yang satu ini. Sebaliknya, jika Anda terus menunda, bahaya komplikasi yang lebih besar siap menanti Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *