Google Cardboard Suguhkan Tontonan Bioskop Di Depan Mata

Google memang tak pernah kehabisan akal memukau para pecinta teknologi tanah air. Kali ini Google mengusung sebuah teknologi unik dan menarik, yaitu Google Cardboard. Google mengembangkan Cardboard menjadi sebuah wadah virtual reality (VR), yang terbuat dari kertas karton yang dilipat dengan memanfaatkan handphone sebagai alat untuk menampilkan VRnya. Dengan teknologi ini, seseorang dapat menonton film atau bermain game seperti berada tepat di depan layar kaca yang besar seperti bioskop.

Google Cardboard

Review Google Cardboard

Dalam review kali ini akan dibahas mengenai beberapa kelebihan dan kekurangan Cardboard. Berikut ulasannya.

Desain Sederhana dan Unik

Dengan modal yang sederhana yaitu kardus, teknologi unik ini sudah bisa segera dinikmati. Untuk dapat menggunakan Google Cardboard, seseorang harus merakitnya terlebih dahulu. Namun pengguna tidak perlu khawatir akan cara rakit yang sulit dan lama karena sudah disediakan petunjuk yang sangat mudah dipahami. Hanya dengan berbahan lembaran kardus, lem dua arah, lensa, magnet dan karet, dengan waktu kurang lebih 15 menit seseorang sudah dapat merakit Cardboard yang sederhana dan unik.

Selain itu, pengguna juga diberi petunjuk untuk tempat meletakkan smartphone-nya. Smartphone yang digunakan bisa jenis apa saja, dengan ukuran layar minimal 4,5 – 6 inci. Namun ukuran layar yang paling pas dengan teknologi Cardboard ini adalah ukuran 5 inci. Aksesoris lain juga bisa ditambahkan pada Cardboard ini, seperti strap atau kalep. Strap berfungsi untuk menambah kenyaman pengguna, karena dengan menggunakan strap pengguna tidak perlu lagi memegangnya karena strap sudah dilingkarkan di kepala.

Layar Bioskop Di Depan Mata

Dengan meletakkan hadphone pada Cardboard ini, seseorang akan dijamin kepuasannya dalam menonton film atau bermain game. Teknologi unik ini mampu menghadirkan bioskop pribadi bagi semua kalangan. Bahkan, layar yang akan dinikmati di dalam Cardboard ini akan terasa lebih besar dari layar bioskop.

Hampir sama seperti konsep 3D, ketika seseorang sedang menonton film atau bermain game menggunakan Cardboard, ia akan merasa seolah-olah berada langsung dalam film atau game tersebut. Teknologi ini menjadi semakin terasa luar bisa dengan didukung video 360 derajat yang akan membuat seseorang larut di dalamnya.

Aplikasi-aplikasi video yang bisa dinikmati melalui Cardboard ini sangat mudah didapatkan, hanya dengan download gratis melalui Google Play. Konten video yang bisa di download seperti, trailer film, video 3D/ 4D roller coaster, video klip musik, video konser musik, dan masih banyak lagi.

Material yang Mudah Rusak

Kelemahan dari Cardboard ini adalah kerapuhan materialnya. Material Cardboard yang hanya terbuat dari karton kardus memang sangat rapuh, sehingga seseorang harus sangat hati-hati ketika menggunakannya. Bahan kardus sangat rentan dengan air. Apabila Cardboard terkontaminasi dengan air, maka ia bisa robek dengan mudah. Tak hanya berhati-hati dalam penggunaan, penyimpanannya pun harus dilakukan dengan ekstra hati-hati juga. Karena bila Cardboard ini terbentur benda di sekelilingnya, ia akan mudah penyok.

Kenyamanan yang Tak Tahan Lama

Penggunaan Cardboard dalam waktu yang lama akan memberikan rasa kurang nyaman pada penggunanya. Terkadang, meski hanya memakainya selama 10 menit saja mampu menimbulkan rasa mual dan pusing. Ditambah lagi dengan pengaruh yang ditimbulkan oleh material kardusnya. Bila terlalu lama menempelkannya, bagian hidung, tepatnya di bawah mata, akan terasa ditekan atau tertusuk, sehingga memunculkan bekas sekaligus rasa sakit.

List Harga Google Cardboard

Meskipun memiliki kekurangan, Cardboard tetap mampu merebut hati penikmatnya karena keunggulannya yang jauh lebih unik. Harga Google Cardboard sangat terjangkau. Dalam situs resmi jual beli online seperti Lazada.co.id viewer untuk Cardboard ditawarkan dengan nilai kurang dari Rp 100.000 dengan berbagai macam jenis Google Cardboard.