Manfaat dan Kemasan Minyak Kayu Putih Cap Lang

Minyak kayu putih cap lang diproduksi oleh PT Eagle Indo Pharma atau yang lebih dikenal dengan Cap Lang. Minyak kayu putih cap lang mengandung Eucalyptus Oil 100%. Minyak kayu putih cap lang dengan aromaterapi digunakan untuk meringankan sakit perut, perut kembung, rasa mual, gatal-gatal akibat gigitan serangga/nyamuk. Kehangatan yang dihasilkan oleh minyak kayu putih cap lang bisa digunakan untuk merelaksasi pikiran disaat merasa pusing, karena minyak kayu putih cap lang dapat melancarkan peredaran darah sehingga menyebabkan pikiran menjadi lebih rileks. Keamanan minyak kayu putih cap lang terbukti aman karena minyak kayu putih cap lang terbuat dari bahan alam yang sudah teruji oleh BPOM dengan nomor registrasi TR142679841.

Cap Lang Minyak Kayu Putih Ekaliptus Original merupakan minyak angin herbal yang dapat digunakan sebagai minyak aromaterapi karena memiliki harum yang menenangkan. Sebagai aromaterapi, minyak kayu putih ini dapat diteteskan ke dalam air hangat, sehingga aroma minyak akan menguap dan memberi sensasi relaks. Cap Lang Minyak Kayu Putih terbuat dari penyulingan minyak kayu putih alami yang mengandung zat anti-peradangan. Itu sebabnya, minyak kayu putih ini dapat mengatasi gatal akibat gigitan nyamuk atau serangga, yang biasanya disertai benjolan akibat peradangan. Tidak hanya itu, Cap Lang Minyak Kayu Putih Ekaliptus Original juga dapat meredakan masuk angin dan mabuk perjalanan.

Kemasan dan Harga Minyak Kayu Putih Cap Lang

  • 15 ml, dijual dengan harga mulai dari Rp 7.000
  • 30 ml, dijual dengan harga mulai dari Rp 11.000
  • 60 ml. dijual dengan harga mulai dari Rp 19.000
  • 120 ml, dijual dengan harga mulai dari Rp 38.000
  • 210 ml, dijual dengan harga mulai dari Rp 85.000

Penyebab Tenggorokan Berdahak Tanpa Batuk

Kadang beberapa orang mengalami dahak tapi tanpa disertai dengan batuk. Sebenarnya, kondisi ini sangat umum terjadi, meski kadang sedikit mengganggu karena membuat bagian tenggorokan terasa mengganjal. Lantas, apa yang menyebabkan tenggorokan berdahak padahal tidak dalam keadaan flu atau batuk?

mengeluarkan dahak di tenggorokan tapi tidak batuk

Dahak adalah salah satu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing lewat batuk. Namun, terkadang, tenggorokan berdahak tidak disertai dengan batuk. Zat licin ini sebenarnya berfungsi sebagai pelumas sinus dan tenggorokan. Sehingga wajar apabila tenggorokan memiliki dahak. Seseorang bisa saja memiliki dahak di tenggorokannya meski dalam keadaan sehat.

Dahak diproduksi oleh sel mukus di kelenjar lendir yang mengandung air, mucin, garam elektrolit, dan berbagai jenis sel, seperti sel epitel. Rata-rata tubuh menghasilkan 1-2 liter lendir sehari. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi tenggorokan agar selalu dalam keadaan lembab dan membantu sistem pernapasan.

Selain itu, dahak juga berfungsi untuk melawan iritasi dan infeksi. Dalam beberapa kasus, dahak yang akan diproduksi akan terlalu banyak. Ini membuat tenggorokan akan terus mengeluarkan dahak padahal tidak dalam kondisi batuk atau flu.

Tenggorokan berdahak tanpa batuk

Seperti yang dikatakan sebelumnya, tenggorokan berdahak merupakan suatu hal yang wajar terjadi. Tetapi ada kalanya produksi dahak menjadi terlalu berlebihan. Bahkan saat kondisi tubuh tidak mengalami gejala batuk atau flu. 

Berikut penyebab tenggorokan berdahak tanpa disertai batuk.

  1. Infeksi

Produksi lendir biasanya akan dipercepat jika tubuh mengalami infeksi. Hal ini merupakan respon alami tubuh untuk menghilangkan partikel asing seperti bakteri atau virus yang mungkin dapat menyebabkan infeksi.

Secara sederhana, tubuh akan memproduksi lendir untuk meningkatkan pertahanannya untuk melawan serangan asing yang menular. Akibatnya, terjadilah penebalan lendir. Lendir tersebut kemudian akan dikeluarkan melalui tenggorokan sebagai jalan keluar yang paling mudah.

  1. Sinusitis

Sinusitis adalah kondisi yang ditandai dengan pembengkakan rongga sinus. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur. Ketika seseorang mengalami sinusitis, tidak hanya membuat saluran sinus menjadi terhimpit, tetapi tubuh juga akan mengeluarkan lendir secara berlebihan sebagai reaksi infeksi.

Pada kasus sinusitis, penumpukan lendir di bagian belakang tenggorokan akan semakin parah apabila penderita tidur secara terlentang. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit tenggorokan dan masalah tidur.

  1. Alergi

Alergi juga dapat menyebabkan tenggorokan berdahak. Alergi adalah kondisi ketika sistem imun salah mendeteksi zat atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Benda atau zat yang dapat memicu respons alergi disebut alergen. Histamin adalah zat kimia yang diproduksi oleh sel-sel dalam tubuh dan membuat adanya reaksi alergi.

Reaksi alergi ada bermacam-macam, ada yang mengalami batuk, flu, atau gatal-gatal. Produksi lendir dahak di tenggorokan juga dapat menjadi reaksi suatu alergi. Biasanya reaksi dahak tersebut dapat dipicu oleh alergi dari lingkungan seperti debu atau serbuk sari, serta alergi makanan.

  1. Iritasi tenggorokan

Iritasi pada tenggorokan juga dapat menyebabkan produksi lendir dahak yang berlebihan. Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan tenggorokan mengalami iritasi, seperti paparan polusi gas beracun.

Ketika kita tidak sengaja menghirup asap atau gas beracun seperti belerang dioksida dan nitrogen dioksida, tubuh akan bereaksi dengan memproduksi lendir secara berlebihan. Sebab, menghirup polutan akan menyebabkan pernapasan bengkak dan meradang.

  1. Refluks asam lambung

Asam lambung yang naik ke tenggorokan atau biasa disebut Gerd akan menyebabkan tenggorokan berdahak. Adanya asam lambung ini akan dianggap sebagai zat asing oleh tenggorokan, sehingga tubuh akan mengeluarkan lendir guna mengumpulkan asam lambung tersebut. Lendir tersebut kemudian akan dikeluarkan dari tenggorokan sebagai dahak.Itu dia beberapa penyebab tenggorokan berdahak tanpa mengalami batuk atau flu. Sebelum mengkonsumsi obat-obatan ada baiknya mengenali terlebih dahulu penyebab tenggorokan berdahak.

Punya Anak Balita? Berikan Susu Morinaga Chil Kid

Setelah melewati usia satu tahun, anak bisa diberikan asupan susu lain selain ASI. Anda bisa memberikan susu formula pada anak balita, salah satunya susu dari Morinaga Chil Kid.

Susu Morinaga adalah susu yang diformulasikan khusus untuk anak-anak. Susu ini dilengkapi dengan berbagai nutrisi yang sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh anak di masa tumbuh dan berkembang.

Panduan memberikan susu Morinaga Chil Kid pada anak

Memberikan susu pada anak tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Meskipun susu mendatangkan banyak manfaat, tapi bila dikonsumsi dengan cara yang salah, maka akan menimbulkan dampak negatif.

Perhatikan hal-hal ini ketika akan memberikan susu Morinaga pada anak Anda:

1. Diberikan untuk anak usia 1-3 tahun

Perlu diingat, susu Morinaga Chil Kid hanya boleh diberikan untuk anak dalam rentang usia 1-3 tahun. Jangan berikan susu ini pada anak yang masih belum genap berusia 1 tahun, atau sudah melewati usia 3 tahun.

Anak dalam rentang usia ini umumnya hanya diperbolehkan untuk mengonsumsi susu maksimal 700 ml setiap harinya. Oleh sebab itu, ketika memberikan susu pada anak, perhatikan takarannya.

2. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan

Sama seperti ketika memberi obat, pastikan Anda tidak memberikan susu Morinaga dalam jumlah yang terlalu banyak pada anak Anda. Anda bisa mencari tahu takaran yang dianjurkan melalui kemasan susu.

Umumnya, susu Morinaga dianjurkan untuk diberikan kepada anak dalam ukuran sekitar 60 ml sampai dengan 100 ml sekali minum. Jumlah ini bisa didapatkan dengan mencampurkan bubuk susu ke dalam air.

3. Sajikan dengan hangat

Meskipun minuman yang dingin terasa segar, tapi hal ini tidak baik untuk kesehatan anak Anda. Ketika akan memberikan susu Morinaga Chil Kid, pastikan Anda menggunakan air panas.

Anda bisa menyiapkan air panas terlebih dahulu di sebuah wadah. Kemudian, campurkan bubuk susu ke dalam air panas tersebut. Aduk sampai susu larut dalam air dan merata dengan sempurna. 

4. Perhatikan cara penyimpanan

Sebelum memberikan susu Morinaga pada anak, selalu perhatikan tanggal kadaluwarsa produk. Jangan sampai, Anda mengabaikan hal ini dan memberikan susu yang kualitasnya sudah buruk kepada anak.

Selain itu, perhatikan juga cara Anda menyimpan kemasan susu. Simpanlah di tempat yang sejuk, di bawah suhu ruangan. Pastikan kemasan susu tidak mudah terjangkau oleh sinar matahari.

5. Alergi susu pada anak

Beberapa anak mungkin tidak bisa meminum susu secara sembarangan. Ada anak yang bisa mengalami reaksi alergi karena susu menjadi pemicu alerginya.

Biasanya, alergi susu akan mudah dideteksi ketika anak mengalami gejala berikut: 

  • Gatal-gatal dan bercak di kulit
  • Masalah pencernaan
  • Anak merasa sakit ketika menelan
  • Tinja berdarah ketika buang air besar
  • Alergi hidung, seperti hidung meler dan mata berair
  • Sakit perut

Apabila anak mengalami gejala di atas setelah mengonsumsi susu Morinaga Chil Kid, sebaiknya segera hentikan pemakaian. Kemungkinan besar, ada kandungan dalam produk susu ini yang memicu reaksi alergi pada anak Anda.

Ketika anak mengalami alergi susu, cara paling tepat untuk mengatasinya adalah membawa anak berobat ke dokter. Dokter bisa membantu memeriksa kondisi anak, mendiagnosa tingkat keparahan reaksi alergi pada anak Anda.

Selain itu, dokter juga bisa memberikan upaya perawatan serta merekomendasikan pilihan susu lain untuk menggantikan Morinaga Chil Kid yang lebih aman untuk alergi anak.

Sumber:

https://www.medicalnewstoday.com/articles/296564#risks
https://www.verywellhealth.com/is-your-baby-allergic-to-milk-1324035
https://www.healthline.com/health/childrens-health/how-much-milk-should-a-toddler-drink#recommended-amount

Dosis dan Cara Pemberian Ferlin Sirup kepada Anak-Anak

Ferlin sirup merupakan suplemen multivitamin bersertifikat halal yang mengandung zat besi, asam folat, vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12. Ferlin sirup sering diresepkan dokter untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan vitamin B pada proses pertumbuhan si kecil. 

Zat besi adalah nutrisi penting yang terlibat dalam beberapa aspek kesehatan, seperti memproduksi hemoglobin untuk membentuk sel darah merah, dan mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa zat besi yang cukup, perkembangan otot, jaringan, dan sel akan terhambat.

Manfaat zat besi dalam tubuh

Fungsi utama zat besi adalah membentuk hemoglobin, protein sel darah merah yang bertujuan untuk mengangkut oksigen dalam darah dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Peran penting lain dari zat besi meliputi:

  1. Mencegah dan mengobati anemia

Ketika tubuh kekurangan hemoglobin akan menyebabkan anemia defisiensi zat besi. Anemia jenis ini termasuk salah satu kekurangan nutrisi paling umum di dunia. Gejala anemia meliputi kelelahan, pusing, sesak napas, dan lemah. 

  1. Mengurangi kelelahan

Zat besi dapat berfungsi sebagai sumber energi dan membantu mengatasi kelelahan, bahkan pada orang yang tidak menderita anemia. Anak-anak membutuhkan pasokan energi agar bisa bermain dan beraktivitas untuk mendukung eksplorasi dunianya.

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Zat besi berperan penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan. Zat besi dapat melindungi si kecil dari mikroorganisme penyebab penyakit sehingga ia bisa terus bermain dengan ceria.

  1. Meningkatkan konsentrasi

Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan zat besi dapat menurunkan konsentrasi. Menjaga kadar zat besi dalam batas normal akan mendukung pembelajaran sang buah hati.

Banyak anak mengalami defisiensi zat besi

Ketika lahir, bayi memiliki simpanan zat besi di dalam tubuhnya. Seiring bertambahnya usia dibutuhkan asupan zat besi tambahan untuk mendukung proses tumbuh kembang si kecil. 

Bayi berusia 7-12 bulan membutuhkan 11 mg zat besi per hari, sementara anak berusia 1-3 tahun 7 mg/hari. Anak di atas 4 tahun membutuhkan 10 mg zat besi per hari, dan 9-13 tahun 8 mg/hari. 

Sayangnya ada banyak anak yang tidak memenuhi angka rekomendasi tersebut. Biasanya mereka memiliki kondisi antara lain:

  • Bayi lahir prematur atau berat lahir rendah
  • Bayi yang meminum susu sapi atau kambing sebelum usia 1 tahun
  • Bayi tidak menerima makanan pendamping yang mengandung zat besi setelah usia 6 bulan
  • Bayi yang minum susu formula non-fortifikasi zat besi
  • Anak usia 1-5 tahun yang minum lebih dari 710 ml susu sapi, susu kambing, atau susu kedelai sehari
  • Anak memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti infeksi kronis atau pola makan yang dibatasi
  • Anak terpapar timah hitam
  • Anak dengan gizi buruk
  • Anak kelebihan berat badan atau obesitas

Bagi anak-anak dengan kondisi di atas, disamping mengubah pola makan lebih kaya zat besi, Anda juga bisa memberikan Ferlin sirup setiap hari. 

Dosis dan cara penggunaan

Ferlin sirup dapat dibeli dengan bebas di apotek dan baik digunakan untuk anak berusia 2 tahun. Konsumsi suplemen cair ini sebelum makan. 

Adapun dosis penggunaannya yaitu:

  • Anak usia 2 hingga 6 tahun: ½ sendok takar per hari
  • Anak usia 7 hingga 12 tahun: 1 sendok takar per hari
  • Anak diatas 12 tahun: 2 sendok takar per hari

Ferlin sirup mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B yang berfungsi memenuhi kebutuhan zat besi dan vitamin B harian si kecil. Konsultasikan penggunaan jika anak Anda memiliki kondisi khusus, terutama sedang dalam perawatan obat atau terapi.