6 Jenis Anemia yang Perlu Anda Ketahui

Anemia adalah kondisi kekurangan sel darah merah yang mempunyai beberapa jenis. Jenis anemia ini biasanya dibedakan berdasarkan kandungan hemoglobin dalam darah yang berfungsi sebagai penyalur oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Selain itu, jenis terbagi berdasarkan karakteristik dan bentuk sel darah merah yang diproduksi oleh tubuh itu sendiri atau berdasarkan penyakit yang menyebabkan.

Adapun jenis umum adalah sebagai berikut, yaitu:

  • Anemia karena kehilangan darah
  • Anemia karena penurunan atau produksi sel darah merah yang salah
  • Anemia karena kerusakan sel darah merah

Lalu seperti apa jenis-jenis kekurangan sel darah merah yang perlu Anda ketahui? Berikut penjelasannya!

1. Anemia defisiensi besi

Jika melihat berdasarkan namanya ini adalah anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi, salah satu zat penting dalam tubuh.

Zat besi sendiri adalah pembentuk hemoglobin, dan kekurangan zat besi ini adalah penyebab paling umum.

2. Anemia megaloblastik

Ini adalah anemia yang terjadi akibat kurangnya asam folat atau vitamin B12 karena begitu besarnya sel darah merah.

Anemia ini mempunyai turunan bernama anemia pernisiosa yang terjadi akibat permasalahan dalam penyerapan vitamin B12 bagi tubuh dalam pembuatan sel darah merah.

3. Anemia hemolitik

Ini adalah jenis anemia yang muncul ketika sel darah merah dihancurkan. Anemia ini disebabkan oleh infeksi serius oleh sebuah penyakit atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Penyebab lainnya adalah defisiensi glukosa 6 fosfat dehidrogenase, thalasemia, gangguan sistem imun, dan transfusi darah yang tidak cocok.

4. Anemia sel sabit

Ini adalah anemia yang diturunkan dengan sel darah merah yang wujudnya tidak normal, dan merupakan jenis hemoglobinopati.

Penyebab terjadinya anemia ini adalah sel-sel darah merah mati terlalu cepat yang berakibat pada tidak ada atau cukupnya sel darah merah pada tubuh.

Bentuknya lebih kaku dan lengket sehingga mampu menghalangi laju aliran darah. Adapun gejala-gejalanya hampir sama dengan gejala anemia pada umumnya namun dalam beberapa kasus disertai dengan sakit mendadak di seluruh tubuh.

5. Anemia aplastik

Anemia ini disebabkan oleh kegagalan sumsum tulang belakang membuat sel darah merah sehingga mengakibatkan masalah pada jantung seperti infeksi, pendarahan yang tidak terkontrol hingga gagal jantung.

Penyebab terjadinya anemia ini beragam, yaitu karena faktor keturunan, terkena infeksi, terkena penyakit autoimun, efek samping dari terapi radiasi hingga terpapar zat beracun.

6. Anemia thalasemia

Ini adalah anemia yang disebabkan oleh kelainan darah bawaan, dan terjadi karena hemoglobin gagal membentuk darah secara normal yang mengakibatkan disfungsi sel darah merah sehingga tidak bisa membawa oksigen ke dalam tubuh dengan maksimal.

Anemia thalasemia umumnya terbagi dalam mayor dan minor. Mayor jika anemia diterima secara turunan dari kedua orang tua sedangkan minor dari satu pihak saja.

Anemia ini juga dapat menyebabkan komplikasi seperti pembesaran pada limpa, permasalahan pada tulang, penyakit kuning, dan masalah pada pertumbuhan.

7. Anemia fanconi

Anemia ini membuat tubuh tidak bisa memproduksi sel darah merah secara utuh dikarenakan sumsum tulang sebagai tempat produksi mengalami pencegahan.

Akibatnya, pasokan sel darah merah terganggu. Gejalanya sama seperti anemia pada umumnya seperti kelelahan dan pusing.

Penderita anemia ini rentan terkena infeksi karena tidak kuat dan cukupnya sel darah putih dalam tubuh yang berfungsi sebagai antibiotik.

Itulah jenis anemia yang perlu Anda ketahui sehingga Anda bisa mengatasinya dengan memperbanyak zat besi, vitamin A dan C, tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol.

Punggung Terasa Panas: Apa Penyebabnya?

Banyak orang menggambarkan sakit punggung terasa panas, atau bahkan terbakar. Dengan asumsi kulit Anda tidak baru-baru ini terbakar oleh matahari atau sesuatu yang lain, penyebab jenis rasa sakit ini, yang bisa konstan atau intermiten, bervariasi dan dapat mencakup segala hal mulai dari radang sendi hingga infeksi.

Temui dokter jika rasa sakit itu sangat memengaruhi hidup Anda atau disertai dengan demam atau gejala neurologis seperti mati rasa di tangan dan kaki Anda, kelemahan pada kaki Anda, masalah keseimbangan, atau inkontinensia urin atau usus.

Punggung terasa panas dapat disebabkan oleh fibromyalgia

Merasa Panas

Punggung terasa panas atau sensasi terbakar dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, beberapa lebih serius daripada yang lain. Di luar membakar punggung Anda secara fisik dengan bahan kimia atau api, beberapa kondisi yang dapat menyebabkan Anda mengalami sensasi terbakar atau hangat di tulang belakang Anda meliputi:

  • Saraf terjepit
  • Penyakit cakram degeneratif atau cakram hernia
  • Keseleo atau ketegangan otot
  • Kejang otot
  • Multiple Sclerosis atau Ensefalitis
  • Neuropati regional
  • Sensasi terbakar atau hangat dapat terjadi sebagai efek samping dari operasi.

Gejala

Terkadang punggung terasa panas saat disentuh. Ketika ini terjadi, masalahnya mungkin pada kulit. Gejala lain yang mungkin diperhatikan seseorang termasuk:

  • kulit yang teriritasi, merah, atau berubah warna
  • bengkak, kulit mengelupas
  • rasa sakit yang hebat di dalam atau di bawah kulit
  • demam
  • Nyeri otot

Beberapa orang menggambarkan sakit punggung yang terasa seperti terbakar, membakar, atau menusuk kulit. 

Penyebab

Kemungkinan penyebab punggung panas yang tidak biasa meliputi:

  • Infeksi kulit

Infeksi kulit dapat menyebabkan kulit terasa panas saat disentuh karena peradangan saat tubuh berusaha melawan infeksi.

Seseorang dengan infeksi kulit mungkin mengalami pembengkakan, nyeri di dekat area yang terkena, dan kemerahan. Infeksi kulit yang serius dapat menyebabkan demam atau gejala seperti flu.

Selulitis adalah infeksi pada lapisan kulit yang lebih dalam yang sering menyebabkan kulit terasa hangat. Ini terjadi ketika bakteri memasuki luka. Lukanya mungkin sangat kecil, seperti karena bercukur atau digigit laba-laba, atau sangat besar. Dalam banyak kasus, garis-garis merah atau gelap keluar dari luka.

Selulitis bisa berbahaya jika seseorang tidak menerima pengobatan, karena dapat menyebabkan infeksi sistemik yang disebut sepsis.

Seseorang dengan gejala selulitis membutuhkan perawatan medis, termasuk antibiotik. Dalam beberapa kasus, rawat inap di rumah sakit mungkin diperlukan.

  • Maag

Mulas terjadi ketika isi lambung, terutama asam lambung, bocor kembali ke kerongkongan. Itu bisa terjadi setelah seseorang makan besar atau sangat asam. Mulas juga merupakan gejala umum dari penyakit gastroesophageal reflux (GERD), yang menyebabkan isi perut bocor ke atas secara teratur.

Kebanyakan orang merasakan sakit mulas di bagian tengah dada atau tenggorokan, tetapi kasus sakit maag yang parah juga dapat menyebabkan rasa sakit yang menjalar ke punggung. Seseorang mungkin mengalami punggung terasa panas pada bagian atas.

  • Sakit syaraf

Nyeri saraf adalah penyebab paling umum dari nyeri punggung yang hangat, terbakar, kesemutan.

Sementara nyeri otot menyebabkan ketegangan, nyeri, dan nyeri tumpul atau tajam, nyeri saraf menyebabkan sensasi yang tidak biasa.

goncangan tiba-tiba yang terasa seperti sengatan listrik

Sensasi panas adalah jenis nyeri neurologis. Saraf yang terluka atau tertekan tidak dapat mengirim sinyal normal, sehingga tubuh dapat menafsirkan sensasi sebagai panas.

Orang dengan diabetes dapat mengembangkan jenis nyeri saraf yang disebut neuropati diabetik. Kadar glukosa darah dan trigliserida yang tinggi dapat merusak saraf dari waktu ke waktu, menyebabkan sensasi yang tidak biasa atau menyakitkan, termasuk mati rasa, kesemutan, dan terbakar.

Jenis neuropati yang paling umum – neuropati perifer – mempengaruhi kaki dan tangan. Namun, beberapa orang mengembangkan neuropati fokal, yang merusak atau menjebak saraf tunggal, seringkali di batang tubuh, tangan, kaki, atau kepala.

Radikulopati adalah nyeri akibat kompresi atau peradangan saraf tulang belakang atau kerusakannya. Radikulopati dapat menyebabkan rasa sakit di bagian punggung mana saja. Rasa sakit mengikuti pola yang spesifik dan konsisten, meskipun mungkin bertambah buruk seiring waktu.

Linu panggul adalah jenis umum radikulopati yang menekan saraf skiatik, yang berjalan ke bagian belakang pinggul dan masuk ke kaki.

Ini dapat menyebabkan nyeri punggung bawah, serta sensasi mengejutkan atau terbakar yang menjalar ke bokong dan kaki.

Terbakar sinar matahari

Selama periode cuaca panas, matahari dapat membakar kulit yang terbuka. Punggung dan bahu bagian atas dapat dengan mudah terbakar ketika seseorang memakai baju renang atau tank top.

Terbakar sinar matahari sering terasa panas saat disentuh, dan juga bisa menyebabkan rasa terbakar, kesemutan. Kulit bisa menjadi merah dan mengelupas. Kebanyakan sengatan matahari sembuh dengan sendirinya, tetapi bisa sangat menyakitkan dan meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kulit.

Kulit terbakar yang parah dapat menyebabkan kulit melepuh, dehidrasi, demam, dan gejala berbahaya lainnya. Seseorang dengan sengatan matahari yang parah mungkin memerlukan perawatan medis.

Perawatan

Jenis pengobatan untuk punggung terasa panas tergantung pada penyebabnya. Seseorang harus menemui dokter jika rasa sakitnya hebat atau tak tertahankan, atau jika itu terjadi dengan gejala lain, seperti demam atau perasaan sakit secara umum. Penting untuk pergi ke ruang gawat darurat atau menemui dokter dalam beberapa 

Seorang dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk infeksi. Seseorang dengan sengatan matahari yang serius mungkin memerlukan cairan intravena (IV). Seorang dokter juga dapat meresepkan obat untuk membantu mengatasi rasa sakit.

Mulas biasanya merespons dengan baik antasida yang dijual bebas. Beberapa orang menemukan bahwa makan makanan yang lebih kecil atau kurang asam mengurangi frekuensi mulas.

Namun, seseorang yang sering mengalami atau sangat sakit maag harus menemui dokter, karena sakit maag yang parah bisa menandakan masalah yang lebih serius, seperti GERD. 

Batu ginjal sering hilang dengan sendirinya, tetapi dokter dapat menawarkan obat untuk membantu mengatasi rasa sakit. Ketika batu ginjal tidak bisa lewat atau rasa sakitnya tak tertahankan, dokter mungkin akan melakukan operasi untuk mengangkat batu tersebut.

Sekitar 80-90% kasus linu panggul sembuh tanpa operasi. Panas, kompres dingin, dan olahraga dapat membantu saat tubuh pulih. Peregangan dan terapi fisik juga bisa bermanfaat. Jika rasa sakitnya tak tertahankan, dokter mungkin menawarkan suntikan tulang belakang.

Namun, bagi sebagian orang, linu panggul memburuk atau tidak membaik dengan sendirinya. Jika gejala berlangsung lebih dari 3 bulan, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk mengurangi tekanan pada saraf yang terperangkap.

Pengobatan untuk nyeri saraf diabetes dimulai dengan kontrol yang lebih baik dari glukosa darah seseorang. Beberapa obat dapat membantu mengatasi rasa sakit dan mati rasa. Seseorang mungkin juga menemukan bahwa terapi fisik memberikan bantuan gejala dan memberi mereka fungsi yang lebih baik.

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Anemia

Penyakit Anemia disebakan kurangnya darah merah dan bisa menyerang siapa saja. Faktor penyebab munculnya penyakit ini adalah gaya dan pola hidup yang tidak sehat. Selain itu, mengonsumsi makanan yang kurang bergizi dan sering terpapar bahan kimia juga dapat meningkatkan faktor risiko.

Faktor keturunan atau genetik juga termasuk ke dalam faktor risiko Anda terkena penyakit anemia sehingga untuk hal ini Anda harus segera konsultasikan ke dokter. Lalu sebenarnya apa saja penyebab utama Anda terkena penyakit anemia? Daripada penasaran, simak penjelasan di bawah ini!

Gejala anemia atau kurang darah tidak hanya berupa lemas. Kenali gejala lainnya yang umum terjadi

Kurangnya vitamin B12 dalam tubuh

Penyebab pertama mengapa Anda bisa mengalami anemia adalah karena Anda kurang mengasup vitamin B12 bagi tubuh.  Vitamin B12 sendiri sangat dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah sehingga jika jumlah vitamin ini kurang, produksi sel darah merah menjadi kurang maksimal.

Supaya hal itu tidak terjadi, Anda perlu konsumsi makanan-makanan yang mengandung vitamin B12 seperti daging merah, dan hindarilah junk food yang nihil kandungan vitaminnya.

Kurangnya zat besi dalam tubuh

Zat besi mempunyai fungsi yang sangat vital dalam produksi hemoglobin, protein darah merah yang punya tugas mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

Apabila Anda kurang salah satu zat penting ini dipastikan Anda akan mengalami anemia. Cara menghindarinya adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat besi seperti sayur-sayuran hijau, boga bahari, dan daging merah.

Selain makanan, zat besi juga bisa Anda dapatkan melalui suplemen. Namun untuk konsumsinya sebaiknya konsultasi ke dokter terlebih dahulu karena ada efek samping yang ditimbulkan.

Haid

Haid atau menstruasi juga dapat menyebabkan penyakit anemia. Mengapa? Karena ketika Anda mengalami siklus bulanan tersebut, banyak darah dalam tubuh Anda  yang terkuras sehingga setelahnya Anda mengalami lesu, lemah, pusing, dan pucat.

Konsumsi jenis obat tertentu

Jangan salah kalau mengonsumsi obat seperti Aspirin dan ibuprofen justru malah dapat menyebabkan anemia melalui tukak lambung dan gastritis.  Hal ini dikarenakan ada zat atau kandungan tertentu yang menyebabkan dan merangsang hal tersebut.

Karena itu, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter apabila obat yang Anda konsumsi terbukti bisa mengarah ke hal tersebut.

Diserang sistem kekebalan tubuh

Selain karena kurang atau menurunnya produksi sel darah merah dalam tubuh serta menstruasi, anemia juga dapat terjadi karena diserang oleh kekebalan tubuh sendiri yang menyebabkan salah satu penyakit autoimun, Sindrom Lupus.

Terjadinya autoimun ini karena sel darah merah mengalami kerapuhan, dan tidak bisa mengatasi stres yang mengalir ke dalam tubuh Anda sehingga akhirnya meledak, dan dapat terjadi pada bayi yang masih dalam kandungan.

Gejala 

Selain penyebab, anemia juga mempunyai gejala-gejala yang dialami oleh para penderitanya. Gejala-gejala itu adalah Anda merasakan pusing dan serasa ingin pingsan, detak jantung yang berdebar dengan sangat cepat, nyeri pada tulang, dada, perut, dan persendian.

Gejala lainnya adalah Anda akan mengalami masalah pada fase pertumbuhan, menderita sesak napas, mengalami pucat pada kulit, tangan dan kaki yang dingin serta merasa lelah dan lemah.

Pengobatan

Untuk dapat mengatasi masalah anemia yang melanda Anda, Anda dapat melakukan pengobatan, dengan mengonsumsi obat-obatan, melakukan transfusi darah dan transplantasi darah. Cara lainnya adalah dengan mengonsumsi suplemen dan mengubah pola makan.

Itulah mengenai penyebab, gejala, dan pengobatan penyakit anemia yang perlu Anda ketahui supaya Anda tidak terserang dengan melakukan banyak pencegahan untuk hidup yang lebih sehat.